Apa itu Penyakit Coronavirus atau Covid-19?



Bagaimana menanggapi virus corona di Indonesia?


Penyakit coronavirus atau Covid-19 adalah strain atau jenis baru yang ditemukan dan dimulai di Wuhan Provinsi Hubei, Cina pada bulan desember 2019. Virus ini belum pernah diidentifikasi pada manusia dan telah menjadi pandemi serta menyebar ke seluruh cina dan 159 negara lainnya. (sumber : Who 18/03/2020).

Tanda-tanda umum infeksi virus corona termasuk flu, batuk, demam, sakit tenggorokan, rasa lelah, sesak napas hingga kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Covid-19 dapat menyebar melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin. Sekali batuk ada sekitar 3.000 tetesan yang dilepaskan. Partikel-partikel ini dapat mendarat di mulut atau hidung orang-orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru. Tidak hanya itu, ada beberapa partikel yang lebih kecil dapat tetap bertahan di udara hingga tiga jam. Hal ini menjadi alasan mengapa penggunaan masker tidak begitu disarankan untuk orang yang sehat, karena virus corona juga bisa menular melalui mata.

Solusi terbaik untuk menghindari penyakit ini adalah dengan mencegah penyebaran virus, dengan cara :

  1. Pakai masker bila anda sakit, terutama saat bersama dengan orang lain. Jika anda tidak sakit, tidak perlu memakai masker
  2. Tutup hidung dan mulut saat anda batuk atau bersin dengan tisu atau siku.
  3. Sering-sering membersihkan tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah anda berada di tempat umum, setelah batuk, atau bersin, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah membuang sampah, setelah bersentuhan dengan hewan, dan setelah merawat orang sakit.
  4. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci
  5. Minum air putih yang cukup sesuai dengan kebutuhan
  6. Hindari berjabat tangan, cukup dengan membungkuk, mengangguk atau melambaikan tangan
  7. Berjemur dibawah sinar matahari 1-2 jam karena sinar matahari dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh lewat vitamin D


Infeksi virus Covid-19 termasuk kedalam self limited disease, yaitu penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya bila sistem kekebalan tubuhnya meningkat. Membangun sistem kekebalan tubuh bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti mengkonsumsi makanan tinggi protein seperti dada ayam, putih telur dan ikan dalam porsi besar. Mengkonsumsi buah apel juga terbukti mampu mengurangi peradangan, karena kandungan vitamin A didalamnya befungsi untuk mengatur sistem imun bawaan maupun adaptif. Yang paling terpenting adalah mengkonsumsi suplemen yang tidak hanya bersifat imunomodulator tetapi immunoregulator yaitu Proimmune.

Proimmune mengandung ektraks Zea mays dan Licorice yang terbukti dapat menghambat replikasi virus. Dilansir dari jurnal The Lancet “Component of Liquorice Roots, and Replication of SARS-associated Coronavirus” pada tahun 2003, hasil penelitian menunjukkan bahwa glycyrrhizin dalam licorice merupakan penghambat replikasi yang kuat terhadap virus corona dibandingkan dengan antivirus 6-azauridine, dan ribavirin. Glycyrrhizin juga telah digunakan untuk mengobati pasien dengan HIV dan virus hepatitis C kronis dengan meningkatkan regulasi kemokin.

  1. Sel tiruan yang terinfeksi
  2. Sel yang terinfeksi tanpa pengobatan
  3. Sel yang terinfeksi dan diobati dengan glycyrrhizin 4000 mg / L
  4. Sel yang terinfeksi dan diobati dengan glycyrrhizin 1000 mg / L

Gambar tersebut menunjukkan efek glycyrrhizin pada replikasi SARS-CV dalam sel Vero. Ekspresi antigen virus jauh lebih rendah pada kultur yang diobati dengan 1000 mg/Lglycyrrhizin. sedangkan dengan konsentrasi glycyrrhizin tinggi (4000 mg/L) terbukti dapat memblokir replikasi virus. Glycyrrhizin bekerja dengan mempengaruhi jalur sinyal seluler seperti protein kinase C dan kasein kinase II.

Hasil penelitian juga melaporkan bahwa ribavirin memiliki banyak efek toksik ketika diberikan kepada pasien dengan infeksi coronavirus, seperti hemolisis (76%) dan penurunan hemoglobin secara drastis (49%). Sedangkan glycyrrhizin merupakan senyawa yang efektif secara klinis dalam menghambat replikasi virus corona.

Cara Mencegah Penyebaran Virus CORONA - Penjelasan Virus COVID-19




Produk Alkindi

PROIMUNE

KOMPOSISI:
- Zea mays extract
- Honey extract
- Malus sylvestris Mill

KEGUNAAN:
- Membantu meregulasi sistem imunitas tubuh

DOSIS:
- 3-6 Kapsul + 1 Sdm Madu (3 kali sehari)
(Satuan dosis 0.36 Kapsul / KGBB)

KEBUTUHAN PERBULAN:
- 6-9 Botol

HARGA : Rp.580.160

KLINIK AL KINDI HERBAL PUSAT

Jalan IR. Haji Juanda No. 13, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423

Telepon: (021) 7721-9559 atau (021) 2986-7985

Mobile: 0819-820-221 / 0812-8800-0300

KLINIK AL KINDI HERBAL MEDAN

Jl. Sidorukun, Pulo Brayan Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20237

Telepon : +62 61 66935676

Mobile: 0819-820-221 / 0812-8800-0300

INFO DAN PEMESANAN, SILAHKAN HUBUNGI


A. PHONE: (021) 2986-7985
HUBUNGI KAMI SEKARANG

B. MOBILE:
- 081 288 000 300
- 0819-820-221



Konsultasi Online Via Whatsapp (0819-820-221)